Minggu, 28 Agustus 2016

ETIKA KOMUNIKASI dan RETORIKA KOMUNIKASI

ETIKA KOMUNIKASI dan RETORIKA KOMUNIKASI
Oleh    : Kak Arif Syaifullah (PTI 2012)

·         Apa yang dimaksud Etika Berkomunikasi ?
Berasal dari 2 kata, yaitu Etika dan Komunikasi. Etika adalah tingkah laku sebgai standar yang mengatur pergaulan manusia dalam kehidupan sosial.

·         Perbedaan Moral dan Etika
-       Moral  = bagaimana kita harus hidup (ajaran)
-       Etika    = sikap dan perilaku terhadap ajaran
Etika berfungsi sebagai pembeda mana yang baik dan mana yang buruk.

·         Fugsi Komunikasi
-       Mencapai pengertian satu sama lain
-       Membina kepercayaan
-       Mengkoordinir tindakan
-       Merencanakan strategi
-       Melakukan pembagian pekerjaan
-       Berbagi rasa

·         Contoh Etika Komunikasi
-       Menggunakan kata dan kalimat yang baik
-       Mudah dimengerti oleh lawan bicara
-       Manatap mata lawan bicara dengan lembut
-       Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum
-       Menggunakan volume, nada, intonasi serta kecepatan bicara yang baik
-       Menggunakan komunikasi non verbal yang baik.

·         Pentingnya Komunikasi
-       Bisnis
-       Politik
-       Perusahaan/organisasi
-       Pelayanan publik
-       Kehidupan sehari-hari

·         Bagaimana Implementasi Etika Komunikasi
“Mahasiswa merupakan insan terididik yang mana perilaku sehari-hari akan menjadi acuan masyarakat sekitar, dan melalui keteladanan akan memberi pengarh positif terhadap pembentukan warga masyarakat sekitar”

·         Etika Komunikasi Terhadap Dosen
-       Bertemu secara langsung kita harus senyum, salam, sapa
-       SMS harus sopan santun , singkat, padat, jelas, ucapan maaf dan terima kasih

-       Telefon harus tahu waktu, ucap salam dan memperkenalkan diri dengan sopan santunn, sampaikan maaf dan terima kasih, hindari pertanyaan tidak penting.

WAWASAN KAMPUS

WAWASAN KAMPUS
Oleh      : Kak Rizaldi (PTI 2013)
·         Pimpinan Universitas
Merupakan rektor dan para membantu retor yang bertugas menjalankan fungsi pengelolaan univ secara keseluruhan yaitu menyelenggarakan penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat, membina dosen, karyawan, dan mahasiswa.
Berikut ini adalah susunan Pimpinan Universitas :
1.      Rektor UNESA                   = Prof. Dr. Warsono, M. S
2.      Pembantu Rektor 1           = Dr. Yuni Sri Rahayu, M. Si
3.      Pembantu Rektor 2           = Drs. Tri Wrahatnolo, M. Pd., M. T
4.      Pembantu Rektor 3           = Dr. Ketut Praseto, M. S
5.      Pembantu Rektor 4           = Prof. Dr. Djodjok Soepardjo, M. Litt

·         Fakultas
Ada 7 Fakultas yang dinaungi UNESA, yaitu :
1.      Fakultas Teknik
2.      Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
3.      Fakultas Ekonomi
4.      Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum
5.      Fakultas Ilmu Keolahragaan
6.      Fakultas Bahasa dan Seni
7.      Fakultas Ilmu Pendidikan

·         ORMAWA (Organisasi Mahasiswa)
Ada beberapa tingkatan dalam Organisasi Mahasiswa, yaitu :
1.      Tingkat Jurusan
-       HMJ, HIMTI, HIMA TEKTRO, HMJ PKK, HMJ MESIN, HMJ SIPIL
2.      Tingkat Fakultas   
-       Eksekutif, menangani kegiatan-kegiatan pengembangan mahasiswa (BEM)
-       Legislatif, memonitor tugas badan eksekutif (DPM)
3.      Tingkat Universitas
-       Eksekutif, menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di Universitas. Contohnya seperti kegiatan Upacara PKKMB (BEM UNESA)
-       Legislatif, memonitori dan menaungi proses jalannya kegiatan BEM UNESA dan ORMAWA.

·         Apa Peran Mahasiswa?
1.      Agent of Change
Kita tidak hanya menjadi penggagas perubahan, melainkan menjadi objek atau pelaku dari perubahan tersebut.
2.      Social Control
Mahasiswa dituntut sebagai pelaku dalam masyarakat. Pemikiran cemelang mahasiswa, diskusi-diskusi, atau memberikan bantuan moril dan materil kepada masyarakat dan bangsa.
3.      Iron Stock

Mahasiswa diharapkan menjadi manusia-manusia tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia yang nantinya dapat enggantikan generasi-generasi sebelumnya

Sabtu, 27 Agustus 2016

Assalamu'alaikum wr.wb

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang motivasi saya masuk jurusan Teknik Informatika khususnya di Universitas Negeri Surabaya dan Sejarah Teknik Informatika di Universitas Negeri Surabaya.

  1. Motivasi 
Motivasi saya untuk masuk Jurusan Teknik Informatika adalah karena jurusan ini adalah jurusan paling di minati. Teknik Informatika khususnya di era sekarang banyak sekali pekerjaan dan instansi perusahaan yang berbasis komputer dan semua serba online. Indonesia masih membutuhkan ribuan tenaga IT yang profesional. Tidak heran kalau tenaga IT profesional di Indonesia ini sangat dibutuhkan pastinya dengan gaji yang besar. Hal ini memicu kenapa jurusan TI sangat diminati.
Sarjana TI atau lulusan TI tidak hanya bisa menjadi pekerja kantoran saja melainkan juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Lulusan TI dapat berwirausaha yang cukup pasti bisa menjadi pengusaha sukses. Terutama jika kita menjadikan IT sebagai hobi kita bisa bekerja dengan senang hati. Sebagai contoh, kita menyukai desain grafis maka kita bisa membuka peluang usaha berupa studio foto, percetakan, editor web, dl. Sekali lagi, Teknik Informatika adalah jurusan yang meyakinkan dan menjanjikan di masa yang akan datang.

2. Sejarah Teknik Informatika di Universitas Negeri Surabaya
Jurusan Teknik INFORMATIKA adalah satu dari Enam jurusan yang ada di selingkung  Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Jurusan Teknik  Informatika cikal bakalnya berasal dari jurursan Teknik Elektro pada Prodi D3 Manajemen Informatika dan S1 Pendidikan Teknologi nformasi, setelah proses pengajuan kepada DIKTI untuk pendirian jurusan Teknik  Informatika pada tahun 2012.
Latar belakang bagaimana munculnya Program Studi D3 Manajemen Informatika dan S1 Pendidikan Teknologi Informatika dalam Jurusan Teknik Elektro adalah sebagai berikut:
Pada awalnya masyarakat sangat mengharapkan dibukanya program studi berbasis IT karena pada saat itu (awal tahun 2000) sedang ada percepatan alih teknologi terutama teknologi informasi, serta industri sangat menunggu lulusan diploma berkompetensi bidang teknologi informasi. Sehingga mulailah dicangkokkannya kepeminatan teknik informatika pada program studi D3 Teknik Listrik.
Jurusan Teknik Elektro untuk membuka program studi sendiri yang akhirnya turun pada tahun 2009 dengan nama program studi D3 Manajemen informatika. Ijin penyelenggaraan Program studi D3 Manajemen Informatika di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA adalah dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 2955/D/T/2008 pada tanggal 4 September 2008. Kemudian dilanjutkan dengan SK dari Rektor Unesa dengan Nomor: 2238/UN38.I/PP/2012 perihal Perpanjangan Prodi dan Pengajuan Akreditasi kepada BAN-PT pada tanggal 19 April 2012.
Jurusan Teknik Elektro berusaha untuk mengajukan program studi baru bernama S1 Pendidikan Teknologi Informatika (S1 PTI) untuk mendukung pencapaian jumlah guru TIK yang mengajar di SMK sesui dengan Renstra Depdiknas 2005-2009, menuju pembangunan pendidikan nasional jangka panjang 2025 disebutkan bahwa target rasio jumlah SMA dan SMK tahun 2009 sebesar 60:40; tahun 2015 sebesar 50:50; tahun 2020 sebesar 40:60, dan tahun 2025 sebesar 30:70 (Depdiknas,2005). Ijin penyelenggaraan prodi berdasar SK pendirian 201/E/O/2012 tanggal  5 Juni 2012.